Sabtu, 22 Agustus 2009

Esok

karena esok, bukan berarti meninggal hari

karena esok, bukanlah lupa

karena esok bukan harapan

karena esok bukan menanti

esok, kau, aku, kita akan berada di sini

menempuh hari seperti ini

hari yang beda, indah pasti, bagimu

 

ada yang tak berbeda

seperti aku yang menunggumu di sini

Minggu, 16 Agustus 2009

Mimpi Buruk

bayangkan,

saat kau alami mimpi buruk

yang harusnya kau gelisah dan tersentak saat kau bangun

keringat dingin bercucur, hingga ingat akan mati

tak lagi terasa buruk

terasa biasa, bahkan tak takut berubah nyata

karena hidupmu lebih menyedihkan darinya

karena hidupmu dihantui

detik-detik yang lebih buruk dari mimpi

Selasa, 28 Juli 2009

raja-klitiri

langkah ringan tanpa suara

seakan melayang tak menjejak

bunyi kecapi mencekik memekik

keledai bodoh terantuk dua kali

tiga kali, lima kali, berkali kali

dicambuk juragan tak lagi berarti

satu-dua jurus boleh jadi bikin mati

sekarang ratusan jurus lupa di akhiri

 

boleh orang bingung sampai mati

karena semua lagi tak berarti

Senin, 13 Juli 2009

karangan bunga pun berduka

hari ini kita berduka

bersama hati yang terluka

di batu nisan batu nama

 

atas tanah bau amis

karangan bunga ikut menangis

airmatanya bersembunyi balik kelopak

kira air mawar tak ada hirau

jadi embun lalu pergi

 

“kawan, berduka tiada usai”

“duka ada usai, lupa padanya!”

biarlah karangan bunga tetap menangis

karena tak akan dia kulupa

Selasa, 07 Juli 2009

tangis

di saat pedih melampaui sakit

aku merintih dalam duka

di saat sukma dirasuki doa

aku bersengguk dalam khusyuk

saat sepi nodai diri

aku menangis dalam sunyi

di saat rasa mengalahkan raga

aku menangis tanpa reda

tangis, adalah penanda

dari penahan rasa pengumbar raga

Kamis, 18 Juni 2009

hari indah

karena ini indah

aku tak mau menutup mata untuk hari ini

Selasa, 19 Mei 2009

Inginku ada api

kawan

ketika waktu untuk dirimu dan diriku

dunia serasa berdua

kau dan aku

itu cerita lalu

 

kasih

ingatkah engkau

saat meniup lilin-lilin perasaan

saat kau tiup terlalu kuat

hingga semuanya mati padam

 

sayang

pernahkah kau melihatku?

lihat mataku, lihat gerikku

yang kau lakukan hanya memejam

dan tak pernah mau mengintip

 

tidak terlihat, tidak terasa

bahkan gelap bahkan padam

kawan, ingin rasanya ada api di sini